|
Ada beberapa pilar yang sangat menentukan kemajuan satu Negara, Provinsi maupun Kabupaten/Kota di antaranya; perekonomian, kesehatan dan pendidikan. Point terakhir yakni pendidikan, mendapat perhatian yang sangat serius oleh oleh semua elemen masyarakat di Kabupaten Banjar baik pemerintah, tenaga pendidik, orang tua maupun generasi muda.
Hal ini dapat dilihat dari satu kegiatan berupa Seminar Pendidikan yang dibuka secara langsung oleh Bupati Banjar HG Khairul Saleh, Sabtu 6 Februari 2010 di Gedung Juang Martapura. Sebuah kegiatan yang penuh semangat kebersamaan untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas dan berimbang, mengingat Ilmu Pengetahuan Tekhnologi (IPTEK) harus dilandasi dengan Iman dan Taqwa (IMTAQ). Arus informasi yang begitu update dan mengglobal telah berefek banyak di sendi kehidupan, bahkan telah mengikis nilai-nilai spiritual hingga membuat masyarakat kehilangan karakter positif, terasing dari diri, lingkungan dan norma-norma yang dianutnya. Di hadapan ratusan guru peserta seminar, HG Khairul Saleh menyampaikan bahwa tidak bisa dipungkiri kalau guru adalah ujung tombak dalam upaya memerangi kebodohan dan keterbelakangan dalam dunia pendidikan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang tertuang pada Undang-Undang RI Nomor 20. Guru memiliki peran amat strategis dalam pembelajaran di kelas. Gurulah yang bertanggung jawab menyusun rencana pembelajaran, membentuk iklim belajar mengajar yang efektif, mengevaluasi, menganalisa hasil evaluasi hingga menindak lanjuti. Memang berat tugas seorang guru, mereka ibarat seorang creator yang piawai mencetak anak muridnya mau jadi apa, berhasil apa tidak. Di tangan para guru lah orang yang tadinya rendah menjadi berderajat tinggi, yang semula orang kecil suatu saat nanti bisa saja menjadi pemimpin besar. Guru tidak hanya dituntut melakukan pengajaran, tetapi juga memberi pendidikan, karena itulah ada pepatah Guru digugu dan ditiru. Tidak lupa Khairul berpesan agar dewan guru juga banyak merundingkan kisi-kisi soal ujian yang akan diberikan pada siswa kelak, mengingat Ujian Nasional (UN) yang semakin dekat, ini demi meningkatkan jumlah kelulusan anak murid yang potensial. Adapun Ketua Pelaksana Seminar M Yuseri Gazali S Pd melaporkan, Seminar Bidang Pendidikan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2010 ini adalah hasil kerjasama antara Kelompok Kerja Kepala SDN Martapura dengan LPMP Kalimantan Selatan. Diikuti oleh para Kepala Sekolah, Guru Kelas, Guru Mata Pelajaran maupun Guru Honor se Kalimantan Selatan. Mengangkat Tema “Menjawab Tantangan Budaya Global Dalam Dunia Pendidikan”. Hadir sebagai Nara Sumber yaitu ; DR Hj Hemmy Heriyati Anwar ketua Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Unlam Banjarmasin, bersama Drs Zainal Fanani M Ed dari Widya Iswara LPMP Kalimantan Selatan. |