 Kondisi sarana prasarana kesehatan Dalam upaya pelayanan kesehatan pada ma-syarakat maka ketersediaan sarana kesehatan sangatlah perlu. Ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan sangat mempengaruhi aspek pelayanan kesehatan, selain satu buah RSUD Ratu Zalecha di Kabupaten Banjar tercatat ada sebanyak 95 puskesmas dengan 23 buah puskesmas keliling kendaraan bermotor dan 4 buah perahu bermotor. Di samping penyediaan sarana kesehatan, diperlukan pula tenaga medis yang handal untuk memberikan pelayanan kesehatan. Di Kabupaten Banjar jumlah paramedis secara keseluruhan adalah 884 orang termasuk 132 orang tenaga yang Non medis. Sementara jumlah dokter sebanyak 57 orang dengan rincian, 43 dokter umum, 12 dokter gigi dan 12 dokter spesialis. Sepuluh besar penyakit yang banyak dialami penduduk dan yang berobat di poliklinik umum RS. Ratu Zalecha di antaranya yang terbanyak adalah Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dengan 273 penderita dan Penyakit Hipertensi sebanyak 151 penderita. Pengunjung RS Ratu Zalecha cukup banyak seperti pada tabel 4.2.12. Dari 873 kegiatan persalinan yang ditangani RS, 836 mengalami kelahiran hidup dan 37 lahir mati. Jenis foto yang tersedia di bagian Radiologi RS tersebut cukup banyak yaitu Thorax, BNO, CRA, EXT dan Gigi. Data BKKBD mencatat sebanyak 69.842 akseptor KB di tahun 2008, 21.255 diantaranya merupakan akseptor baru. Alat/cara kontrasepsi yang digunakan terbanyak adalah Pil sebanyak 41.956 akseptor. Banyaknya pil KB yang dipilih disebabkan penggunaannya yang praktis dan harganya yang relatif murah. Sedangkan alat kontrasepsi yang paling jarang dipilih adalah kondom yang digunakan oleh 832 akseptor. Hasil pendataan keluarga menunjukkan Keluarga Pra Sejahtera mencapai 10.070 keluarga, KS I; 32.348, KSII; 55.654, KSIII; 30.881, dan KSIII+; sebanyak 3.436.
|