RAPAT PERSIAPAN KEGIATAN PENYUSUNAN DOKUMEN PROFIL KEAKSARAAN DI KABUPATEN BANJAR TAHUN 2017

MARTAPURA – Untuk mendeskripsikan tingkat keaksaraan masyarakat dan mendeskripsikan penyebab kesulitan keaksaraan yang ada di Kabupaten Banjar, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bappelitbang Kabupaten Banjar bekerjasama dengan tenaga ahli  dari Sekolah Tinggi Ilmu  Keguruan dan Ilmu Pendidikan  (STIKIP) PGRI Banjarmasin,  melaksanakan penyusunan  sebuah dokumen yaitu  Profil Keaksaraan Kabupaten Banjar.

Sehubungan dengan adanya rencana kegiatan tersebut  Selasa (11/04), H. Syahruddin, Kepala Bidang Sosbud dan SDM memimpin rapat persiapan tersebut yang digelar bersama tim perencana, tim pelaksana, tim pengawas serta tenaga ahli bertempat di ruang rapat Sekretaris Bappelitbang.

H. Syahruddin dalam sambutannya, saat membuka rapat menyebutkan bahwa lokasi pelaksanaan penyusunan Profil Keaksaraan Kabupaten Banjar di tahun 2017 ini dilaksanakan di wilayah Kabupaten Banjar dengan sasaran kegiatan masyarakat Kabupaten Banjar.

Sementara tenaga ahli mengungkapkan metode data yang akan digunakan dalam kegiatan tersebut adalah dengan menggunakan studi dokumentasi (documentation research) dengan maksud untuk mendapatkan data sekunder dari sejumlah SOPD terkait dan angket  serta wawancara untuk mendapatkan data primer.  Selain itu terdapat pula diskusi terfokus atau Focus Group Discution (FGD) serta rapat teknis yang dilakukan untuk mengidentifikasi masalah dasar dan penyampaian hasil. Ditambahkan pula bahwa studi tersebut juga dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif kuantitatif.

Keaksaraan (Literacy)  sendiri secara sederhana diartikan sebagai kemampuan untuk membaca, menulis dan berhitung. Bagi orang dewasa yang buta aksara, kecakapan keaksaraan tidak hanya sekedar dapat membaca, menulis dan berhitung, akan tetapi lebih menekankan fungsi dalam kehidupan sehari-hari (Archer, 1996) . Secara luas, keaksaraan didefinisikan sebagai pengetahuan dasar dan keterampilan yang diperlukan oleh semua warga negara dan menjadi salah satu fondasi bagi penguasaan kecakapan-kecakapan hidup yang lain. (ADB/Sosbud)

Source:: BAPPEDA

Berita Lainnya More from author

Comments

Loading...
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
X