RAPAT PERSIAPAN PENYUSUNAN SKD

MARTAPURA – Pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan pemerintah masih menghadapi berbagai masalah yang belum sepenuhnya dapat diatasi sehingga memerlukan pemantapan dan percepatan melalui sebuah sistem yang berfungsi sebagai pengelola kesehatan yang disertai dengan terobosan atau inovasi penting, strategis, fokus, dan terintegrasi. Oleh karena itu pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bappelitbang, sebagai lead sector dalam perencanaan di daerah merancang sebuah penyusunan sistem  yaitu “Sistem Kesehatan Daerah (SKD)”.

SKD merupakan sebuah pengelolaan kesehatan yang diselenggarakan oleh semua komponen SOPD Kabupaten Banjar yang dilaksanakan secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya guna mewujudkan visi ‘Mewujudkan Kabupaten Banjar yang Sejahtera dan Barokah” serta misi kedua yaitu Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang berbasis pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan sosial.

Sebagai tahap awal Kamis (20/04), Bappelitbang melalui bidang Sosial Budaya dan SDM menyelenggarakan rapat Persiapan Penyusunan Sistem Kesehatan Daerah dipimpin Kabid Sosbud dan SDM H. Syahruddin serta dihadiri tim perencana, tim pelaksana, tim pengawas, tenaga ahli dan staf terkait bertempat di ruang Bauntung lantai III Bappelitbang Banjar.

Dalam sambutannya H. Syahruddin menjelaskan maksud dilaksanakan rapat persiapan ini adalah dalam rangka pembahasan pendahuluan mengenai kerangka acuan kerja yang disusun Pejabat pembuat komitmen pada bidang Sosial Budaya dan SDM.

“Tujuan penyusunan sistem tersebut sebagai panduan penyelenggaraan kesehatan  secara terintegrasi dan sisnergi oleh pemerintah, badan usaha, lembaga swasta dan masyarakat agar berhasil guna sehingga mampu mewujudkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya” ungkapnya.  “Selain itu penyusunan SKD ini juga sebagai dasar untuk membuat kebijakan dan strategi berdasarkan isu-isu strategis yang mempengaruhi pembangunan kesehatan” jelasnya lagi.

Sementara itu dari pembahasan rapat yang diisi dengan tanya jawab bersama tenaga ahli tersebut, sebagai hasil masukan dari tim diantaranya perlu adanya keterpaduan antara dokumen yang disusun dengan pencapaian target pada RPJMD Kabupaten Banjar tahun 2016-2021, kemudian  terdapat 7 (tujuh) Sub Sistem yang nantinya menjadi pokok bahasan penyusunan dokumen SKD sebagaimana yang tertuang dalam pasal 3 pada Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional, dll.

Disesi penutup H. Syahruddin,  mengucapkan terima kasih atas kehadiran  seluruh tim serta tenaga ahli yang menyempatkan waktunya untuk berhadir dalam rapat persiapan tersebut. “Saya berharap berharap agar dokumen yang dihasilkan dapat menjadi daya ungkit bagi pembangunan kesehatan di Kabupaten Banjar dan dokumen ini juga dapat menjadi baseline bagi terbitnya Perda Sistem Kesehatan Daerah di Kabupaten Banjar” ujarnya berharap sekaligus menutup rangkaian rapat persiapan tersebut. (ADB/Sosbud)

Source:: BAPPEDA

Berita Lainnya More from author

Comments

Loading...
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
X