BAPPEDA GELAR KAJIAN TENTANG EFEKTIVITAS PEMBERIAN BAGI GURU DAERAH TERPENCIL DI KABUPATEN BANJAR

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

MARTAPURA –  Kegiatan penelitian pendidikan yang berjudul “Kajian tentang Efektivitas Pemberian bagi Guru Daerah Terpencil di Kabupaten Banjar” yang bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja guru di daerah terpencil, proses penyaluran insentif, dan merumuskan strategi pemberian insentif di daerah terpencil  Kabupaten Banjar.

Setelah melalui beberapa proses sebelumnya dimulai dengan ekspose antara dan lainnya, Kamis (25/08) Bappeda Kabupaten Banjar melalui bidang Pendataan Litbang dan Pelaporan kembali mengadakan Ekspose Laporan Akhir tentang penelitian tersebut yang dihadiri Tim Jarlit Pendidikan Kabupaten Banjar dan tamu undangan dari Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Sekretaris Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan Ir. Taufik Rachman, M.Si. serta tim peneliti dari LPPM Universitas lambung mangkurat (ULM).

Dalam sambutannya Taufik Rachman sangat mengapresiasi kepada Bappeda Banjar dan tim peneliti atas usaha penelitian yang dibuat.

Sementara LPPM ULM yang diwakili M. Yamin  dkk dalam presentasinya menyampaikan bahwa Laporan akhir ini belum dalam masa final, oleh karena itu dari hasil diskusi pada saat rapat ini berupa masukan dan saran akan dipertimbangkan digunakan untuk perbaikan isi dari laporan tersebut.  Seperti yang pernah disebutkannya sebelumnya M. Yamin kembali menegaskan bahwa dengan adanya penelitian ini nantinya akan diperoleh informasi dan saran kebijakan peningkatan kinerja guru daerah terpencil di Kabupaten Banjar. Adapun permasalahan dan kendala yang ada yaitu antara daftar berbeda dan sedikit kekurangan data karena pengisian kuisioner hanya pada para guru dan kepala sekolah yang ada ditempat karena jauhnya jarak sehingga tidak memungkinkan untuk kembali.

“Pendidikan untuk semua yaitu pendidikan dapat diakses setiap orang dan pemerintah menjamin keberpihakan kepada siswa yang memiliki hambatan fisik, mental, ekonomi, sosial, ataupun geografis, Pendidikan sepanjang hayat sebagai Paradigma Pembangunan Pendidikan Dan Kebudayaan (RenstraKemendikbud 2015-2019), hal tersebut itulah yang menjadi latar belakang kenapa penelitin ini dibuat “ tambahnya . “selain itu pendidikan adalah sebagai modal pembangunan yang sesuai dengan visi kabupaten banjar Membangun Serambi Mekkah yang lebih sejahtera dan barokah dimana Program kebijakan umum pembangunan di bidang pendidikan yaitu Pemantapan program wajib belajar pendidikan dasar sampai dengan 12 tahun secara gratis, Pemantapan dan peningkatan program mutu pendidik dan tenaga kependidikan, Pemantapan penyediaan dana biaya operasional pendidikan daerah, dll” ungkapnya lagi.

Diakhir acara penutup  Kasubbid Data, Penelitian dan Pengembangan Bappeda Banjar  Elok Yuli Suryanti mengungkapkan terima kasih atas kedatangan Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan yang menyempatkan waktunya untuk mengikuti acara tersebut “Balitbangda sangat berperan mengkoordinir terhadap penelitian-penelitian yang ada didaerah” menurutnya. “semoga hasil kegiatan berupa penelitian ini sangat bermamfaat untuk pembangunan dan kesejahteraan di Kabupaten Banjar dan searah dengan visi dan misi Kabupaten Banjar”tutupnya lagi. (ADB/PLP)

 

Source:: BAPPEDA

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Berita Lainnya More from author

Comments

Loading...
X