PENYERAHAN SERTIFIKAT STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (SBS) DAN PENYERAHAN SMART PHONE UNTUK PENDATAAN PROGRAM KELUARGA SEHAT

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Martapura – 14 Agustus 2018 bertempat dihalaman Kantor DPR Kabupaten Banjar, dilakukan kegiatan apel gabungan se SKPD Kabupaten Banjar dalam rangka peringatan hari jadi provinsi kal-sel, hari jadi kabupaten Banjar yang ke-68 dan hari pramuka, dalam apel tersebut dilaksanakan penyerahan sertifikat Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) Kepada 6 Desa wilayah Kabupaten Banjar dan Penyerahan Smart Phone (secara simbolis) untuk Pendataan Program Keluarga Sehat Kepada 5 (Lima) Puskesmas mewakili 24 Puskesmas di Kabupaten Banjar.

Pembagian sertifikat ini merupakan penghargaan kepada desa yang warganya sudah berhenti melakukan buang air besar sembarangan, adapun Desa yang mendapatkan sertifikat Stop Buang Aisr Besar Sembarangan yang diwakili oleh pambakal sebagai berikut :

  1. Desa Mekar Kec. Martapura Timur
  2. Desa Pekauman Ulu Kec. Martapura Timur
  3. Desa Simpang Tiga Kec. Mataraman
  4. Desa Pasiraman Kec. Mataraman
  5. Desa Awang Bangkal Barat Kec. Karang Intan
  6. Desa Sungai Sipai Kec. Martapura Kota

Disamping itu penyerahan Smart Phone secara simbolis untuk menunjang program pemerintah “Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK)” yaitu untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia yang menjadi program utama Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Banjar, dengan 12 indikator  kesehatan sebagai berikut :

  1. Keluarga mengerti program keluarga berencana (KB)
  2. Ibu hamil memeriksa kehamilannya sesuai standar
  3. Balita mendapatkan imunisasi lengkap
  4. Pemberian ASI Ekslusif 0-6 bulan
  5. Pemantauan pertumbuhan balita
  6. Penderita hipertensi berobat teratur
  7. Penderita TB paru berobat sesuai standar
  8. Tidak adanya anggota keluarga yang merokok
  9. Sekeluarga sudah menjadi anggota JKN
  10. Mempunyai sarana air bersih
  11. Menggunakan jamban keluarga
  12. Anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan.

Indikator ini dipakai oleh kementrian kesehatan dalam rangka menilai derajat kesehatan masyarakat, Smart phone digunakan untuk melakukan pendataan melalui aplikasi yang akan memudahkan pencatatan (entry data) dan pelaporan yang terkoneksi ke Kementrian Kesehatan RI secara online, para petugas kesehatan akan mendatangi rumah warga untuk mendata kesehatan warga dalam satu keluarga. Penyerahan smart phone secara simbolis ini dibagikan kepada 5 puskesmas untuk mewakili 24 puskesmas yang diwakili oleh Kepala Puskesmas yaitu :

  1. Puskesmas Astambul
  2. Puskesmas Martapura 1
  3. Puskesmas Martapura 2
  4. Puskesmas Martapura Timur
  5. Puskesmas Karang Intan 1

Seluruh Puskesmas yang menjadi Lokus (Tempat) PIS-PK sebanyak 22 buah Puskesmas, 2 Puskesmas lokus pendataan PIS-PK direncanakan tahun 2019, “Kami berharap dengan program Stop Buang Air Besar Semberangan (SBS) ini dapat memicu untuk desa yang lain, sehingga kesehatan masyarakat Kabupaten Banjar sudah berperilaku Hidup Bersih dan Sehat, untuk PIS-PK program strategis untuk mendapatkan gambaran penyakit/masalah kesehatan, sehingga kita dapat bertindak lebih cepat sesuai data yang kita peroleh” ungkap Ikhwansyah, M.Kes (Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar)

Source:: DINKES

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Berita Lainnya More from author

Comments

Loading...
X