Ribuan Jamaah Hadiri Haul Abah Anang

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Martapura,InfoPublik – Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Provinsi Kalimantan Selatan maupun luar daerah memadati puncak haul ke-8 KH M Djozouly Fadhil C Seman (Abah Anang) bertempat di Kubah Abah Anang di Komplek Pangeran Antasari, Martapura, Kabupaten Banjar, Sabtu (3/8/2019) malam.
Tak hanya warga umum, banyak juga para tokoh yang juga menghadiri acara haul ke-8 ulama kharismatik di Kabupaten Banjar yang terkenal cukup dihormati karena mampu menyatukan berbagai golongan di daerah tersebut.
Nampak berhadir diantaranya Bupati Banjar, H Khalilurrahman bersama, Kajari Banjar, Muji Martopo, Anggota DPR RI, Saifullah Tamliha, Pimpinan Majlis Ta’lim Bani Ismail Banjarmasin, KH Saifuddin Juhri, para Kepala SKPD Banjar, para Alim Ulama, dan Tokoh Masyarakat.
Puncak haul ke-8 Abah Anang digelar setelah salat Isya pukul 20.00 Wita. Dengan pembacaan surat Yasin, tahlil serta nasyid yang dipimpin KH Saifudin Juhri. Suasana sangat khusyuk dalam rangkaian haul tersebut.
Bupati Banjar, H Khalilurrahman mengaku sudah lama kenal dan dekat dengan Abah Anang Djazouly. “Pribadi Abah Anang khas karena selalu dekat dengan seluruh kalangan baik tua atau muda dan tidak memilih teman. Dengan siapa saja ramah, sehingga membuatnya dicintai orang,” ujarnya.
KH Muhammad Djazouly Seman atau biasa dikenal Abah Anang lahir di Martapura, 8 Desember 1936, dan wafat di Kota Banjarmasin pada usia 74 tahun pada pada hari Jum’at, 14 Oktober 2011 di RSUD Ulin, Banjarmasin pukul 10.15 Wita .
Ia merupakan putra Tuan Guru KH Seman Kadir dan cucu keturunan ke-5 ulama basar Kalimantan, Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjari, beliau juga merupakan mufti Kesultanan Banjar.
Tanda kemampuan beliau dibidang agama telah ditunjukan sejak usia belia saat dalam pangkuan sembari disusui ibunda tercinta, di samping beliau ada sang kakak yang sedang mengaji tiba tiba beliau berucap membenarkan bacaan Al Quran yang sedang dibaca kakaknya kala itu.
Dalam berguru agama, Abah Anang tidak saja sekolah ulama di Batavia, tapi juga banyak belajar dari habaib yang ada di Indonesia. Diantaranya Abdul Kadir, Ismail Khatib, termasuk Habib Muhammad bin Ali Al Habsyi dan Habib Abdul Rahman Al Habsyi. (MC-Kominfo-Kab.Banjar/Ags/Man/Dessy/Eyv)

Source:: MEDIA CENTER BANJAR

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Comments
Loading...