TINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DENGAN PROGRAM PEMANFAATAN LAHAN RAWA DAN LAHAN KERING

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kabupaten Banjar merupakan wilayah terluas nomor dua di Kalimantan Selatan. Banyak potensi alam yang tersimpan di wilayah ini. Termasuk daerahnya yang terkenal sebagai wilayah Kindai Limpuar atau penyimpanan padi yang melimpah. “Kindai” berasal dari Bahasa Daerah Banjar, Kalsel sebagai tempat menyimpan padi atau lumbung, dan “limpuar” juga berasal dari Bahasa Banjar yang artinya melampaui batas. Sehingga maksud “Kindai Limpuar”, yaitu isi padi di lumbung melimpah atau melampaui batas, meluber ke luar. Dalam mempertahankan Kabupaten Banjar sebagai lumbung padi yang melimpah, sejumlah upaya pun dilakukan. Beberapa instansi pun berperan aktif untuk hal tersebut. Di antaranya ialah Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar, Ir. H. M Fachry, MP menyampaikan sebagai upaya peningkatan produktivitas para petani di Kabupaten Banjar, pihaknya melakukan program pemanfaatan lahan rawa dan lahan kering. Kabupaten Banjar merupakan satu lumbung padi di Kalimantan Selatan.

Potensi lahan di Kabupaten Banjar pun sangatlah luas dan mencakup berbagai macam tipe lahan. Ir. H. M Fachry, MP menyampaikan ada lima tipe lahan yang ada di wilayah Kabupaten Banjar. Yaitu lahan kering yang luasannya mencapai 13,757 ha. Kemudian lahan pasang surut seluas 32,252 ha dan sawah tadah hujan seluas 13.446. Jenis lainnya yakni irigasi seluas 5,497 ha dan lahan rawa atau lebak 8,358 ha. Tak ia pungkiri, untuk peningkatan produktivitas di lahan pertanian Kabupaten Banjar terdapat kendala. Adanya banjir ketika musim hujan dan kekeringan ketika musim kemarau. Namun hal tersebut sudah pihaknya tangani dengan adanya kerjasama dengan sejumlah instansi lainnya. (rz/retno)

Source:: DTPH

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Berita Lainnya More from author

Comments

Loading...
X