UPPB MEMAJUKAN PETANI KARET KABUPATEN BANJAR

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kabupaten Banjar merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan yang menjadi sentra karet. Luas perkebunan karet di Kabupaten ini mencapai 34.527 Ha yang didominasi oleh Perkebunan Rakyat (PR) seluas 23.478 Ha dengan produktivitas 845,2 Kg/Ha/Th. Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) merupakan program penguatan kelembagaan petani karet yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian melalui Ditjen Pekebunan dalam upaya mengembangkan karet nasional termasuk Kabupaten Banjar.  Sampai saat ini terdapat 8 (delapan) UPPB yang telah diregistrasi. Tahun 2018 Dinas Peternakan dan Perkebunan kabupaten Banjar menargetkan 7 UPPB baru akan dibentuk.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar, Ir. H. Dondit Bekti A menyatakan bahwa keberadaan UPPB mampu mendongkrak peningkatan mutu bokar di Kabupaten Banjar yang diindikasikan dengan beberapa hal antara lain       (1) Petani yang tergabung dalam UPPB telah mampu menghasilkan produk olahan dalam bentuk sit asap, brown crepe, dan lump bokar bersih; (2) Petani mampu meningkatkan Kadar Karet Kering/K3 yang semula K3 hanya 51% setelah bergabung di UPPB menjadi 60-67%, (3) Sit asap yang diperoduksi UPPB mampu bersaing dengan sit asap yang diproduksi oleh pabrikan, (4) dengan adanya UPPB prilaku petani telah berubah, yang sebelumnya memproduksi bokar kotor, saat ini petani telah memproduksi bokar bersih.

Upaya meningkatkan dan menjaga kualitas karet di Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan tak henti-hentinya melakukan pembinaan kepada UPPB baik pembinaan kelembagaan maupun pembinaan sumber daya manusia, demikian dinyatakan Kepala Seksi Pengolahan Dinas Perkebunan dan Peternbakan Provinsi Kalimantan Selatan, Ir. H. Nurhainah dalam kesempatan sosialisasi Sistem Inventarisasi dan Pendataan Bokar (SISDABOKAR) di Kabupaten Banjar (7/6/2018).

 

Senada dengan Ir. H. Nurhainah, Tri Sunar Prasetyanti, Kepala Seksi Penerapan Teknologi Pengolahan Ditjen Perkebunan menyatakan bahwa pemerintah khususnya Ditjen Perkebunan akan konsisten dan terus mengembangkan UPPB untuk mendorong peningkatan pendapatan petani karet. Bahkan Kabupaten Banjar merupakan lokasi pilot project Sistem Inventarisasi dan Pendataan Bokar (SISDABOKAR) yang merupakan salah satu terobosan yang dilaksanakan Ditjen Perkebunan di era daring saat ini untuk melakukan pedataan bokar secara menyeluruh. Saat ini terdapat 8 UPPB yang telah terregistrasi di Kabupaten Banjar antara lain UPPB Suka Makmur Desa Batu Balian, Amanah Desa Cabi, Bangun Sahabat Desa Madikapau Timur, Maju Bersama Desa Simpang Tiga, Untung Bersama Desa Sungai Alang, Rukun Tani Desa Sungai Jati, Sumber makmur Desa Belimbing Baru dan Lebah Madu Bersama Desa Pematang Danau. *Hny*

Sumber: http://pphpbun.ditjenbun.pertanian.go.id

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Berita Lainnya More from author

Comments

Loading...
X